Ketua TP. PKK Kabupaten Mandailing Natal, Ny.Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, para polisi pamong praja dan pemain dari tim Djeges Art sedang mementaskan sebuah Drama Perjuangan yang bertajuk “Laskar Djembatan Merah” (15/8)

 

PANYABUNGAN – Untuk Menyemarakkan sekaligus Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal mengadakan pementasan drama perjuangan di Taman Raja Batu, Komplek Perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Selasa (15/08).
Drama perjuangan yang bertajuk “Laskar Djembatan Merah” terselenggara berkat kerjasama Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal dengan Lembaga Kesenian Mandailing Djeges Art. Drama Perjuangan  ini mengisahkan sebuah kisah perjuangan laskar-laskar dimasa perang kemerdekaan tahun 1945 – 1949, dimana pada masa tersebut banyak laskar-laskar perjuangan yang membentuk kesatuan sendiri dengan pangkat yang tidak ada aturan bakunya alias sesuka hati para pimpinannya. Untuk kawasan Wilayah Mandailing Natal, laskar-laskar perjuangan tersebut  berbasis di Jembatan Merah, tepatnya di tugu persimpangan jalan menuju Kotanopan dan Natal.
Drama Perjuangan “Laskar Djembatan Merah” yang diperankan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Mandailing Natal, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, para polisi pamong praja dan pemain dari tim Djeges Art ini selain menceritakan kisah perjuangan melawan penjajahan Belanda dalam merebut kemerdekaan di kawasan Mandailing, juga dibumbui kisah percintaan antara Ucok pemimpin Laskar yang diperankan oleh Bob Dimas kepada tokoh Sakdiyah yang diperankan oleh Ika Desika Nasution.
Ditengah perjuangan melawan penjajahan Belanda, Ucok, sang pemimpin Laskar Djembatan Merah, pekerjaan sehari-harinya adalah Maling. Oleh karena itu, sang ibu tidak begitu percaya kalau anaknya waktu itu telah menjadi seorang pemimpin laskar gerilya yang berjuang melawan penjajahan Belanda.
Di suatu masa, laskar perjuanganyang dibawah komando Ucok, berhasil menangkap Sakdiyah, karena dikira sebagai mata-mata Belanda. Atas penangkapan dirinya, Sakdiyah menjadi tahanan para laskar pejuang kemerndekaan. Namun dengan paras yang begitu cantik, sang tahanan mendapatkan perlakuan yang istimewa dari sang pemimpin komando laskar. Dan tak disangka, Ucok, Sang Komandan Pejuang pun akhirnya jatuh cinta kepada Sakdiyah.
Cintanya Ucok, sang komandan ternyata tidak bertepuk sebelah tangan, padahal Ucok memiliki sikap yang temperamen tegas dan pemarah. Namun sang komandan pejuang pun memiliki sisi hati yang lembut, inilah yang membuat perlahan-lahan Sakdiyah mulai menyukai Ucok. Drama kisah sekelumit percintaan Ucok dan Sakdiyah di tengah perjuangan melawan penjajahan Belanda ini terlihat dari adegan pementasan drama tersebut, disaat Ucok kehilangan anggotanya yang bernama Sangkot.
Kematian Sangkot, anggota laskarnya, ternyata sangat membuat sedih Ucok. Apalagi Sangkot meninggalkan anak kecil. Pidato Ucok saat melepas dan pemakaman mayat Sangkot, menunjukkan kehalusan perasaan Ucok. Itu yang membuat Sakdiyah makin menyukai Ucok.
Pementasan drama ini bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa para pejuang kita khususnya yang berasal dari dareah Mandailing Natal yang berjuang secara gigih, tulus dan tanpa pamrih demi untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia. Namun akibat belum satu padunya para pejuang, sehingga perlawanan melawan penjajah dilaksanakan secara parsial dengan masing-masing membentuk laskar sendiri bahkan banyak yang gugur di medan pertempuran tanpa pernah tercatat nama dan perjuangannya.
Menyemarakkan HUT RI ke – 72, TP PKK Mandailing Natal Pentaskan Drama Perjuangan “Laskar Djembatan Merah”

4 gagasan untuk “Menyemarakkan HUT RI ke – 72, TP PKK Mandailing Natal Pentaskan Drama Perjuangan “Laskar Djembatan Merah”

  • My spouse and i got now happy Albert managed to deal with his studies while using the ideas he received from your own site. It is now and again perplexing just to possibly be handing out helpful tips that most people have been selling. Therefore we acknowledge we have the writer to give thanks to because of that. The main illustrations you made, the simple blog navigation, the relationships you assist to instill – it’s mostly exceptional, and it is letting our son in addition to the family feel that this matter is amusing, and that’s extraordinarily mandatory. Thanks for the whole thing!

  • My spouse and i were really joyful when Peter could do his web research through the precious recommendations he grabbed from your own web page. It’s not at all simplistic just to possibly be freely giving guides which a number of people may have been making money from. So we do know we now have you to appreciate for this. These illustrations you made, the straightforward website menu, the relationships you will make it easier to instill – it’s all fabulous, and it’s really leading our son and the family understand that issue is enjoyable, which is certainly especially pressing. Thanks for all the pieces!

  • Thanks so much for giving everyone a very special opportunity to read in detail from here. It is usually so pleasing plus packed with a good time for me and my office co-workers to search your blog at minimum three times a week to study the newest guidance you have got. And of course, we’re at all times amazed for the powerful strategies you serve. Some 1 facts in this post are completely the most effective I’ve ever had.

  • Thanks for your entire efforts on this web page. Gloria loves working on internet research and it’s easy to understand why. I know all about the lively tactic you offer very important ideas on this website and as well attract contribution from other people on this concern plus our favorite daughter is becoming educated a great deal. Have fun with the remaining portion of the new year. You are always conducting a pretty cool job.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.